Jenis-Jenis Aplikasi Komputer Farmasi yang Wajib Dikuasai

Sebelum menjelaskan tentang jenis-jenis aplikasi komputer farmasi, sebaiknya terlebih dahulu memahami maksud dari aplikasi komputer sendiri. Jika dilihat dari namanya, itu merupakan sebuah perangkat lunak yang mana berbasis pada komputer. Pembuatannya dengan menggunakan bahasa pemrograman dan diciptakan oleh seorang programmer.

Lalu apa kegunaan aplikasi komputer? Secara umum fungsinya yaitu memberikan kemudahan kepada para pengguna untuk menyelesaikan pekerjaan dengan memasukkan perintah tertentu. Biasanya dipakai untuk mengolah data, media, atau lembar kerja. Seperti halnya dalam bidang farmasi, aplikasi komputer dibagi dalam lima kategori, yaitu:

Aplikasi Pengolah Kata

Seperti yang sudah diketahui, aplikasi terbesar yang dimanfaatkan untuk pengolahan kata adalah Microsoft Word. Lalu apa fungsi dari aplikasi komputer tersebut dalam bidang farmasi? Tentu kegunaannya banyak sekali. Bagi para mahasiswa yang berada di bidang tersebut, Microsoft Word berperan penting ketika ingin membuat karya tulis ilmiah.

Sedangkan untuk orang-orang yang telah berada di dunia kerja, seperti apoteker, Microsoft Word difungsikan saat membuat laporan. Terutama bagi yang bekerja di rumah sakit. Setiap bulan atau akhir tahun, pasti perlu menulis laporan tentang jenis obat yang masuk dan keluar. Selain itu, juga bisa dipakai menulis dokumen penting lainnya.

Microsoft Word sendiri mempunyai berbagai fitur yang sangat penting. Mulai dari mengatur teks dan paragraf, menyisipkan gambar, atau membuat tabel. Dalam aplikasi komputer tersebut para farmasis juga bisa menghadirkan laporannya dengan bentuk grafik jika memang diperlukan. Caranya yaitu melalui menu chart di tab insert.

Aplikasi Pengolah Data

Aplikasi komputer farmasi berikutnya yang juga tak kalah penting untuk dikuasai adalah software pengolah data. Jenisnya sendiri ada dua macam dengan kegunaan yang tidak jauh berbeda. Aplikasi tersebut adalah:

1. Microsoft Excel

Nama dari aplikasi satu ini tentu sudah familiar. Hampir semua orang menggunakannya untuk mengolah data yang umumnya berupa angka. Microsoft Excel sangat berguna bagi para mahasiswa di bidang farmasi yang sedang melakukan penelitian. Baik itu berupa penelitian eksperimen atau noneksperimen.

Data-data yang masih berupa angka tersebut akan disajikan dalam lembar kerja hingga nantinya bisa ditarik kesimpulan. Apalagi dalam Microsoft Excel juga tersedia rumus dan fungsi tertentu yang dapat melakukan penghitungan secara cepat. Tentunya fitur tersebut juga memudahkan para apoteker yang sedang membuat laporan mengenai daftar obat.

2. SPSS

Sebenarnya aplikasi ini tidak berbeda jauh dengan Microsoft Excel. Namun, fungsinya lebih kompleks jika digunakan untuk mengolah data penelitian eksperimen. Seperti halnya pada penelitian farmakologi atau uji faktorial. SPSS juga sangat tepat saat hendak mengolah data dalam jumlah besar dan menyajikan analisis yang bersifat lanjutan.

Aplikasi Presentasi

Satu macam aplikasi komputer farmasi yang dipakai saat melakukan presentasi adalah Microsoft Powerpoint. Para mahasiswa farmasi wajib menguasai software tersebut. Karena pasti sangat berguna ketika ingin melakukan presentasi dari penelitian yang telah dilakukannya. Nantinya data-data disajikan secara elektronik dan dicetak dalam bentuk slide atau outline.

Microsoft Powerpoint juga diperlukan bagi apoteker atau farmasi yang sudah ahli untuk memberikan seminar dan mempresentasikan idenya. Informasi penting tersebut dapat disosialisasikan dengan tampilan yang lebih estetik. Selain itu, dalam aplikasi ini juga mendukung media gambar maupun audio.

Aplikasi Web

Pada era yang serba canggih ini, semuanya harus menguasai dunia digital. Begitu pun dengan hadirnya aplikasi web ini. Beberapa jenis software-nya adalah:

1. Media Sosial

Jangan anggap kalau media sosial tidak diperlukan dalam dunia farmasi. Adanya aplikasi tersebut tentu mampu memberikan kemudahan dan manfaat yang besar. Salah satunya adalah memungkinkan untuk melakukan komunikasi dengan tenaga medis atau farmasis lainnya. Adanya media sosial juga memudahkan pengguna saat ingin berhubungan dengan teman.

2. E-commerce

E-commerce menjadi software berikutnya yang juga penting untuk dikuasai. Karena saat ini semua kegiatan jual beli dilakukan secara online. Di Indonesia sendiri banyak sekali e-commerce terpercaya yang dapat digunakan. Beberapa di antara nama besarnya adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan Traveloka.

3. E-learning

Aplikasi komputer ini sangat membantu sistem pendidikan, termasuk dalam bidang farmasi. Adanya e-learning tentu memudahkan proses pembelajaran yang lebih memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Ada berbagai website yang menyediakan kemudahan tersebut, antara lain udutu.com, edmodo.com, dan ATutorspace.com.

Aplikasi di Bidang Farmasi

Yang selanjutnya ini merupakan aplikasi komputer farmasi yang sangat membantu para farmasis atau tenaga kefarmasian. Terutama untuk menemukan jenis obat yang tepat untuk pasien. Empat aplikasi yang wajib dikenal adalah:

1. Drugs e-dictionary

Jika ingin mencari istilah asing dalam dunia farmasi yang belum diketahui, maka Drugs e-dictionary bisa menjadi pilihan. Kamus obat elektronik tersebut hadir dengan basis berupa website dan sangat praktis digunakan. Situs https://drugsedict.com/ wajib dikunjungi oleh para mahasiswa, apoteker, atau laboran.

Istilah tersebut dapat dicari dengan meng-input dalam form pencarian. Untuk mengatasi kesalahan, Drugs e-dictionary menerapkan fungsi query suggestion dan auto complete. Selain itu, di sini juga diberikan kemudahan untuk mencari informasi lengkap tentang obat tertentu dengan menggunakan index A-Z.

2. SwipeRX

Aplikasi komputer farmasi yang harus dimiliki oleh para apoteker selanjutnya adalah SwipeRX. Banyak kemudahan dan manfaat yang diberikan oleh aplikasi tersebut. Yang paling utama adalah menyediakan informasi mengenai jenis obat secara lengkap. SwipeRX juga menerapkan index A-Z untuk menemukan nama obat sesuai abjad awalnya.

Melalui SwipeRX pula pengguna akan terintegrasi dengan para apoteker lainnya dalam satu wadah. Sehingga nantinya bisa melakukan diskusi dalam suatu forum. Semuanya dapat mengajukan pertanyaan yang akan dijawab oleh orang-orang seprofesi yang ahli di bidang tersebut. Aplikasi farmasi terbesar se-Asia Tenggara itu juga memudahkan dalam pengadaan obat.

3. Medscape

Bagi yang ingin mendapatkan informasi lengkap mengenai obat dan penyakit, maka bisa menggunakan Medscape. Aplikasi yang hadir dengan Bahasa Inggris tersebut mempunyai beberapa menu yang mudah diakses. Salah satunya adalah Drugs. Dalam menu tersebut dimunculkan informasi obat mulai dari brand, dosis, indikasi, hingga efek samping.

Aplikasi yang dikembangkan oleh WebMD, LLC tersebut juga menyediakan berita medis paling baru beserta komentar para ahli. Selain itu, di sini tersedia informasi mengenai peresepan dan keamanan. Akses jaringannya bahkan sudah meluas di kalangan para dokter dan mahasiswa kedokteran.

4. MIMS Indonesia

Yang terakhir ini harus dimiliki oleh para apoteker di Indonesia. Karena secara khusus, aplikasi tersebut menyediakan daftar obat yang beredar di Indonesia. Semua karakter obat juga dituturkan, termasuk tentang dosis, interaksi, hingga efek samping. Menu Career yang ada di sana memudahkan bagi yang sedang mencari lowongan pekerjaan di bidang farmasi.

Itulah lima jenis aplikasi komputer farmasi yang harus dimiliki dan dikuasai oleh apoteker atau mahasiswa. Setiap perangkat lunak memberikan kemudahan untuk menyelesaikan tugas tertentu. Informasi mengenai obat dan karakternya juga lebih cepat untuk didapatkan. Secara garis besar, semuanya menunjang kegiatan operasional serta manajemen kefarmasian.

 

Tinggalkan komentar